Berita Daerah
Selasa 14 November 2017 09:10:00

PALANGKA RAYA - Kondisi cuaca yang tidak menentu, bahkan cenderung dengan curah hujan tinggi saat ini, ternyata mempengaruhi pendistribusian komoditas pertanian pangan. Khususnya komoditas pertanian seperti sayur-sayuran.

“Akibat cuaca yang tidak menentu seperti sekarang, membuat pendistribusian hasil komoditas ke daerah terganggu. Seperti sayur, menjadi lebih mudah busuk,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kalteng Ir. Sutrisno, melalui Kabid Hortikultura Dewi Erowaty, saat di temui di Aula Jayang Tingang kantor gubernur, Senin (13/11).

Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat perjalanan atau pendistribusian komoditas pertanian ke satu daerah menjadi lebih lama. Akibat lain, sebut Dewi, menyebabkan harga komoditas pertanian pun mengalami sedikit kenaikan dari biasanya.

“Konsekuensinya memang terjadi kenaikan harga di beberapa wilayah. Karena pasokan yang kadang terlambat,” ujarnya.

Dikatakannya, selain petani perlu kerja keras agar memelihara dan menjaga produksi beberapa komoditas tadi. Selain itu, tidak dapat dihindari pula adalah pasokan sayur terpaksa didatangkan dari luar Kalteng.

“Salah satu solusinya adalah kita memasok dari daerah luar untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat kita,” kata Dewi.

Lebih lanjut dia juga memprediksi, dalam satu atau dua bulan ke depan kebutuhan komoditas pertanian akan mengalami peningkatan. Hal itu terjadi karena adanya hari besar keagamaan Hari Natal dan tahun baru.

“Kita berharap para petani kita tidak ada yang gagal panen. Ini juga untuk mengantisipasi kita terlalu banyak memasok komoditas dari luar Kalteng,” pungkas dia.

*Sumber: http://kalteng.prokal.co/read/news/44669-harga-komoditas-pertanian-mulai-naik.html

admin | 15-11-2017 10:51:26

Kepala Daerah
Kab. Kotawaringin Barat